Banyuwangi, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Syamsul Bahri menyampaikan materi Moderasi Beragama di aula MAN 1 Banyuwangi, Rabu (25/05/2022) yang diikuti Penyuluh Agama Islam, Kepala KUA Kecamatan dan Perwakilan organisasi Keagamaan Islam.
Syamsul Bahri berharap semakin banyak kampung moderasi, termasuk di Banyuwangi yang masyarakatnya sangat beragam.
Syamsul Bahri berpesan kepada Penyuluh untuk moderat dalam berdakwah.
Mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur itu menyampaikan bahwa sudah menjadi sunatullah bahwa manusia diciptakan berbeda beda, dan perbedaan tersebut merupakan fitrah yang harus dijaga, terutama perbedaan dalam hal keyakinan.
“manusia tidak ada yang sempurna, karenanya hindari sikap ujub terhadap diri sendiri,” jelasnya.
Lebih lanjut Syamsul menyampaikan pentingnya rasa syukur atas ruzki kita terima. “berapapun rizki yang diterima penyuluh harus disyukuri dan dijalankan dengan baik” imbuhnya lagi.
Dalam perkembangan era digital, penyuluh diharapkan dapat mengikuti perkembangan digital.
“Ciptakan ide-ide baru dengan menggunakan sarana digital dalam menyampaikan materi penyuluhan,” terang Syamsul.
Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Moh. Amak Burhanudin dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini Kemenag Banyuwangi siap menjadi rumah moderasi.
Amak juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi siap dengan berbagai inovasi untuk layanan lebih baik. Dirinya berharap para Penyuluh membukukan materi penyuluhan menjadi sebuah buku, termasuk materi khutbah.
“Pada HAB yang akan datang kita Lounching 77 buku Karya Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi,” ungkapnya.
(banyuwangi.kemenag.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



