Jakarta, Bimas Islam --- Dewan Juri Cabang Lomba Tahfiz 30 Juz Musabaqah Hafalan Al-Qur'an dan Hadis (MHQH) Kiai Muhsin Salim mengatakan, penghafal Al-Qur’an adalah mereka yang diberi keistimewaan sebagai _ahlullah_ (keluarga Allah) dan orang-orang istimewa-Nya. Betapa tinggi kemuliaannya.
Guru Besar Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur'an (PTIQ) Jakarta itu mengutip hadis riwayat An-Nasa’i tentang keutamaan penghafal Al-Qur’an. “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri daripada manusia. Kemudian sahabat bertanya, “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?”, Baginda manjawab, “yaitu ahli Al-Qur’an”.
“Orang yang ahli Al-Qur’an, yaitu menghafalnya, memahaminya dan mengamalkannya, itu keluarga Allah dan sangat khusus di sisi Allah dibandingkan dengan orang-orang yang tidak ahli Al-Qur’an. Nah itu yang dimaksud oleh hadis riwayat An-Nasa’i,” kata Kiai Muhsin saat ditemui Bimas Islam di Hotel Milenium Sirih, Jakarta Pusat, Senin (22/3) malam.
Pakar Qiraat Sab’ah ini mengajak tokoh agama dan pimpinan pondok pesantren untuk selalu mengingatkan kepada masyarakat pentingnya membaca dan mengamalkan Al-Qur’an untuk keselamatan dunia akhirat.
Selain itu, Kiai Muhsin Salim juga memberikan kiat menjaga hafalan bagi para Hafiz-Hafizah. “Diusahakan dalam sehari itu mengulang atau mentakrir hafalannya sebanyak 2 juz, jadi sebulan bisa dua kali khatam 30 juz, dan jika istiqomah akan semakin bagus hafalannya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, MHQH Amir Sultan bin Abdul Aziz Alu Su'ud Tingkat Nasional ke-13 Tahun 2021, merupakan kerja sama antara Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi dan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia ini dilangsungkan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



