Bireuen, Bimas Islam --- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kankemenag Kabupaten Bireuen mengikuti kegiatan Webinar penulisan Karya Tulis Ilmiah tahun 2021, Senin (19/7/2021) di aula kantor setempat.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kakankemenag Bireuen Zulkifli Idris di ikuti juga oleh kasubbag Tata Usaha (TU), Iskandar; Kasi Bimas Islam, Abdullah; para Penghulu dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), serta staf Bimas Islam Kankemenag melalui aplikasi zoom meeting.
Dalam arahannya saat pembukaan, Kepala Kankemenag Bireuen menyampaikan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah kepemimpinannya harus bisa dan mampu untuk membaca sebuah informasi atau hal lainnya serta menuangkan dalam bentuk tulisan.
"Buah pikiran yang dituangkan dalam sebuah tulisan mungkin akan bisa tersimpan lebih lama atau bertahan bila dibandingkan dengan hanya disimpan di dalam otak saja," jelas Zulkifli.
Lebih lanjut Ia menerangkan, setiap ASN juga harus memperkaya diri dengan berbagai ilmu pengetahuan dan juga membangun koalisi keilmuan untuk memahami sesuatu terutama masalah keislaman.
"Karya ilmiah pada hal-hal yang biasa dilakukan berkaitan dengan pekerjaan sehari-hari seperti mengonsep materi khutbah nikah. Atau dapat mengangkat dan menulis tema tentang khutbah Jumat. Sehingga terbiasa menulis dan akhirnya menjadi suatu kemudahan bukan suatu kesulitan sebagaimana yang tergambar selama ini," ujarnya.
Sementara itu kegiatan webinar yang dipandu oleh Mulyadi selaku moderator menyajikan pemateri dari Balitbang Kemenag RI, Moh Zaenal Eko Putro yang juga sebagai Dosen di Politeknik Negeri Jakarta.
Menurut Mulyadi, kegiatan webinar ini akan berlangsung selama lima kali pertemuan atau lima sesi yang dimulai sejak Senin 19 Juli 2021 hingga 19 Agustus 2021. Dalam sesi pertama, dijelaskan tentang bagaimana menyusun latar belakang atau pendahuluan dalam sebuah karya tulis.
(aceh.kemenag.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



