Banyuwangi, Bimas Islam --- Di sela kesibukan menjalankan aktivitas melayani masyarakat di bidang kepenghuluan, para penghulu pada KUA Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi menyempatkan diri menulis esai tentang kepenghuluan.
Kumpulan esai tersebut telah diterbitkan dalam bentuk buku ber-ISBN (International Standard Book Number) dengan judul ‘Blambangan Wedding’. Bahkan, beberapa esai yang ditulis para penghulu dari ujung timur Pulau Jawa ini juga dimuat di sejumlah media massa seperti Harian Pagi Jawa Pos, Radar Banyuwangi.
Buku berisi pengalaman para penghulu ketika melayani masyarakat itu turut dipamerkan dalam acara Hari Aksara Internasional (HAI) Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan Sabtu (30/10/2021) di Hotel El Royal Banyuwangi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Husnul Maram ketika menerima buku tersebut di stan pameran milik Kanwil Kemenag dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terbitnya buku tersebut.
"Semoga semakin banyak buku yang ditulis oleh ASN Kementrian Agama, terutama dibidang kepenghuluan," kata Husnul Maram penuh harapan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Slamet berharap ke depan, bukan hanya buku yang ditulis bersama, namun juga buku buku yang ditulis secara pribadi. Hal ini mengingat tugas penghulu pada KUA kecamatan bukan hanya di bidang kepenghuluan saja, namun juga di bidang keagamaan lainnya.
"Selama ini masih jarang buku-buku masalah pernikahan yang ditulis oleh para penghulu. Dengan adanya buku masalah pernikahan yang ditulis oleh penghulu, akan menjadi referensi yang sangat berarti, mengingat yang ditulis bukan hanya berdasarkan teori, juga berdasarkan pengalaman dalam penyelesaian di bidang kepenghuluan," ungkapnya.
Slamet juga menyampaikan bahwa dalam pameran Hari Aksara Internasional kali ini, dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi telah terbit puluhan buku yang ditulis oleh para ASN maupun siswa madrasah, baik sendiri sendiri maupun bersama-sama.
(Rendi dan Syafaat)



