Langsa, Bimas Islam --- Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Langsa Timur, Haswin Dua Putra menyampaikan, persiapan bekal ilmu untuk menikah sangat penting, di samping persiapan materi, fisik, dan juga mental. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Bimbingan Perkawinan Pranikah, Rabu (4/8).
Bimbingan Perkawinan Pranikah ini dilaksanakan selama dua hari pada 3-4 Agustus 2021 dan diikuti puluhan peserta terdiri dari pasangan nikah yang sudah mendaftarkan jadwal pernikahannya di KUA se-Kota Langsa. Kegiatan tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Persiapkan bekal sebaik mungkin sebelum menikah, khususnya ilmu yang menjadi pedoman dalam membangun sebuah rumah tangga, karena menikah adalah ibadah paling lama, untuk itu setiap pasangan perlu merawatnya," ujar Haswin dalam keterangannya di Gedung KNPI, Kota Langsa.
Haswin menjelaskan, semua pasangan yang telah menikah dan juga yang akan menikah mendambakan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, karena hal itu menjadi sumber pahala dari Allah SWT.
"Semua kita mendambakan kebahagiaan, maka berjuanglah meraihnya melalui pernikahan, menjadikan rumah seperti surga, karena dengan menikah pula jalan kita untuk meraih surga hakiki," lanjut Haswin.
Dalam mewujudkan hal tersebut, Haswin menyampaikan ada empat pilar perkawinan yang harus dijaga oleh setiap pasangan. Pertama, hubungan perkawinan adalah berpasangan (zawaj).
Kedua, kata dia, perkawinan adalah janji yang kokok (mitsaaqan ghalizha). Ketiga, perkawinan dibangun hubungan dan sikap yang baik (mu’asyarah bil ma’ruf), dan keempat, perkawinan dikelola dengan prinsip musyawarah.
Haswin menyampaikan, konflik dalam rumah tangga sering terjadi, sehingga dalam penyelesaian permasalahan rumah tangga jangan malu untuk mengalah.
“Mari meminimalisir konflik, gunakan kaidah Fiqih adh-dhararu yuzal (setiap kemudaratan dihilangkan) dalam menyelesaikan konflik rumah tangga," tambahnya.
Ia mengatakan, jalan menuju kepada kebahagiaan terbuka lebar melalui rumah tangga. Dan tujuan akhir perkawinan adalah berkumpulnya keluarga di dalam surga Allah. "Mari rawat pernikahan, dan paling penting yang harus disiapkan adalah ilmu dan niat," ungkap Haswin.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



