Kota Padang, Bimas Islam --- Penghulu di Kantor Urusan Agama (KUA) tidak hanya bertugas mencatat kejadian nikah. Penghulu harus mampu membina pasangan yang menikah menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.
Hal itu dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Edy Oktafiandi pada acara pengukuhan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (31/8/2021).
“Penghulu berhadapan langsung dengan masyarakat, sehingga memerlukan berbagai treatment, strategi, dan penanganan dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat,” kata Edy melalui keterangan tertulisnya, Selasa (31/8).
Menurut Edy, penghulu juga perlu memahami seluk beluk kehidupan beragama dan harus mampu memberikan solusinya.
“Sehingga anggota APRI yang dikukuhkan hari ini sangat dituntut bekerja dengan tulus, ikhlas, nilai juang, dan semangat juang untuk kemaslahatan umat dan kemajuan organisasi,” katanya.
Organisasi yang menjadi rumah besar bagi penghulu ini berdiri sejak 17 Juli 2019. Edy berharap, ada penghargaan kenaikan pangkat bagi penghulu.
"Kita juga berharap dapat membuka dan memberikan ruang gerak kontribusi lebih luas, agar dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar dan Indonesia secara umum,” ujarnya.
Sebagai informasi, pengukuhan APRI Kota Padang itu dihadiri oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar, Syamsuir, Ketua APRI Sumbar Syaiful Rizal, dan diikuti oleh seluruh pengurus APRI Kota Padang dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



