Hulu Sungai Utara, Bimas Islam -- Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar kegiatan Akselarasi Penguatan Moderasi Beragama bagi Para Tokoh Agama. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Kalsel beserta jajaran, Kakankemenag Kabupaten Hulu Sungai Utara beserta jajaran, dan para tokoh agama. Kegiatan ini dihelat di Aula Kankemenag Hulu Sungai Utara, Kalsel, Senin (6/3/23).
Kakanwil Kemenag Kalsel Muhammad Thambrin mengatakan, kegiatan akselerasi ini merupakan salah satu upaya penguatan moderasi beragama.
“Agar tercipta suasana rukun, damai, kondusif, dan harmonis,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan, kegiatan akselarasi ini sangat penting untuk dilaksanakan, karena para tokoh agama, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), dan Penyuluh Agama merupakan pemersatu dalam situasi politik 2023-2024.
“Hal ini sebagai langkah strategis dalam menjaga harmonisasi kerukunan dan mengatasi dampak polarisasi politik,” ujarnya.
Menurut Thambrin, tahun 2023-2024 merupakan tahun politik yang rawan konflik. Terkait itu, menurutnya, diperlukan respon yang cermat.
“Di sini peran para tokoh agama sangat diharapkan untuk menjaga kondusifitas di tengah suasana politik. Jangan sampai terbawa arus, dan harus bisa memosisikan diri, agar tercipta suasana yang aman dan damai,” harapnya.
Thambrin juga berpesan untuk memperkuat ukhuwah wathaniyah, menjaga keimanan, kerukunan untuk merawat kebhinekaan, mengukuhkan akselerasi gerakan moderasi beragama, mencegah paham radikalisme dan terorisme, serta menghindari segala bentuk politik identitas, ujaran kebencian, berita hoax, dan tindakan provokatif.
“Juga berkomitmen untuk tidak menggunakan rumah ibadah sebagai tempat kampanye atau aktifitas politik,” pungkasnya.
Msk/Mr



