Jayapura, Bimas Islam --- Pengurus Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Provinsi Papua resmi dilantik di Hotel Horison, Kota Jayapura pada Senin (25/10). Pelantikan dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenag Papua, Amsal Yowei.
Ketua APRI Papua periode 2020-2024, Naufal mengatakan, wilayah Papua merupakan salah satu yang paling sedikit jumlah penghulunya dibandingkan wilayah lain. Dalam satu provinsi saja, penghulu tercatat sebanyak 33 orang dari 29 Kantor Urusan Agama (KUA) yang tersedia.
"Inilah gunanya ada APRI di wilayah Papua. Di tengah keterbatasan sarana prasarana, infrastruktur, dan SDM, penghulu tetap dituntut untuk profesional. Hadirnya APRI bisa menjadi wadah diskusi tentang hal yang berkaitan tugas kepenghuluan sehingga bisa menambah pemahaman keilmuan tentang perkawinan," tutur Naufal di Jayapura.
Naufal berharap, penghulu di kecamatan bisa menjadi agen informasi keagamaan bagi masyarakat. Hal ini disebabkan masyarakat akan mendatangi KUA-KUA untuk mendapatkan berbagai informasi keagamaan seperti wakaf, hibah, rumah ibadah, haji, dan informasi keagamaan lainnya.
"Kami tentu berharap penghulu ini berperan aktif di tengah masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang akses informasi melalui media sosial maupun media massa masih sulit dijangkau. Maka, peran penghulu menjadi sangat penting," kata Naufal.
Pengurus APRI Provinsi Papua yang baru saja dilantik antara lain, Naufal sebagai Ketua APRI Papua; Sekretaris, Hasan Basri; Bendahara, Burhanuddin; Kabid Hubungan Antar Lembaga, Muhammad Arif; Kabid Keanggotaan dan Angka Kredit, Muhammad Aiman.
Selanjutnya, Kabid Pengembangan SDM, Taufiq; Kabid Kedisiplinan dan Etika Profesi, Syaruddin; Kabid Hukum dan Advokasi, Muhammad Ilyas; serta Kabid Hukum Islam dan Karya Ilmiah, Adnan Yelipele.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



