Depok, Bimas Islam --- Pimpinan Pondok Pesantren Dar Al-Fikr Cirebon, Kiyai Haji Husein Muhammad menyampaikan pentingnya berdakwah dengan menggunakan sarana seni dan budaya.
Hal itu sebagaimana dia sampaikan saat menjadi narasumber dalam bedah buku di hari kedua Festival Seni Ramadan (FSR) 2021 yang merupakan kerja sama antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Universitas Indonesia (UI) di Makara Art Center UI, Depok, Rabu (28/4/21).
"Dakwah melalui seni dan budaya sangat penting. Banyak konten seni dan budaya yang memiliki makna spiritualitas tinggi berupa ajaran tentang hidup. Salah satunya seni musik," kata Husein secara virtual.
Lulusan Universitas Al-Azhar Kairo Mesir ini menambahkan, ekspresi seni dan budaya sangat dianjurkan karena bisa mendekatkan seseorang kepada Allah. Ekspresi seni, lanjutnya, memungkinkan seseorang semakin mencintai Allah di dalam hatinya.
"Di dalam konteks sufisme, mendengarkan musik yang merupakan salah satu ekspresi seni penting bagi hati yang mencintai Tuhan. Mereka memandang musik sebagai sesuatu yang melahirkan cinta kepada Tuhan sehingga mendengarkan musik menambahkan kobaran cintanya," tambahnya.
Dalam menyampaikan argumennya, Husein yang sudah menulis sekitar 30 judul buku ini mengutip pendapat Imam Al-Ghazali dalam Ihya' Ulumuddin. Menurutnya, orang yang tak mampu menikmati suara-suara alam yang bisa dianalogikan seperti suara musik merupakan tanda hati yang lalai.
"Imam Ghazali menyatakan, orang yang jiwanya tak bergerak oleh semilir angin, bunga-bunga dan suara seruling musim semi, adalah dia yang kehilangan jiwanya yang sulit terobati," tambahnya.
Buku yang dibedah pada hari kedua FSR 2021 ini berjudul Prinsip dan Panduan Umum Seni Islami yang ditulis oleh Tim Penulis Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hadir secara luring sebagai narasumber dua Pakar Al-Qur'an, Saiful Bahri dan Mursyidah Thohir. Dua narasumber lainnya, Habiburrahman El Shirazy dan Husein Muhammad hadir secara virtual.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



