Jakarta, Bimas Islam -- Seiring perkembangan zaman dan derasnya laju informasi, pengguna internet yang awalnya membaca informasi lewat blog dan web, kini beralih pada konten visual seperti vlog, podcast, dan live streaming.
Hal itu disampaikan Peneliti el-Bukhari, Ibnu Kharish saat menjadi narasumber pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Peta Moderasi Beragama di Kelompok Media, Selasa (30/5/2023), di Jakarta.
“Pengguna internet dari semua kalangan hari ini, lebih gandrung terhadap konten visual yang berbentuk vlog, podcast, dan live streaming. Terjadi pergeseran, di mana pengguna internet yang dulunya suka membaca, beralih pada suka menonton,” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Ustaz Ahong ini menyarankan content creator agar gencar membuat konten toleransi dan moderasi beragama dengan durasi pendek.
“Followers kita boleh rendah, tapi konten yang kita buat harus banjir viewers. Makanya, saya menyarankan kepada teman-teman agar tetap gencar membuat konten toleransi dan moderasi beragama,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan Ibnu Kharish, konten yang dibuat harus didesain semenarik mungkin agar bisa dilirik publik.
"Branding konten kita semenarik mungkin. Usahakan pada penayangan awal konten visual seperti vlog, podcast, dan live streaming dipoles dengan editing yang menarik, agar bisa dilirik oleh publik. Setelah itu, kita sudah bisa menyisipkan paham moderasi beragama di dalamnya,” ulasnya.
Konten yang sudah dibuat, menurut Ustaz Ahong, akan dibagikan oleh publik di berbagai platform media sosial.
“Publik itu tukang search dan tukang share. Mereka suka mencari informasi sesuai keinginannya, dan membagikan informasi tersebut juga sesuai keinginannya, bahkan kadang tanpa ditonton sampai habis, karena konten visualnya menarik,” pungkasnya.
Wcp/Mr



