Depok, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kementerian Agama Moh. Agus Salim mengungkapkan, pihaknya akan menggalakkan penyusunan buku dan modul yang berkaitan dengan pelayanan, standar acuan, dan panduan bagi penyuluh agama di lapangan.
“Ke depannya kita akan terus upayakan penyusunan modul-modul atau buku-buku yang berkaitan dengan standar bagaimana pelayanan di lingkungan Direktorat Urais Binsyar, itu sangat dibutuhkan oleh para penyuluh agama ketika di lapangan,” ujar Agus saat memberikan sambutan pada acara FGD Penyusunan Instrumen Standar Mutu Buku Umum Keagamaan, di Depok, Selasa (25/5).
Menurut Agus, banyak hal yang dilakukan oleh penyuluh agama ketika di lapangan, tapi harus dibekali dengan panduan dan standar-standar yang harus dilakukan, sehingga kata Agus melalui Subdit Kepustakaan harus segera dijembatani.
“Insyaallah kita juga akan terbantu oleh Pak Akmal Salim Ruhana dari Subdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik, yang nantinya banyak hal-hal yang perlu kita susun terkait masalah paham keagamaan, baik pembinaannya maupun penyelesaiannya,” paparnya.
Pembinaan dan penyelesaian terkait paham keagamaan dan konflik sosial di Indonesia memang dibutuhkan berbagai treatment, sehingga menurut Agus sangat penting untuk menyusun buku atau modul yang berhubungan dengan hal tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran semua peserta acara FGD Penyusunan Instrumen Standar Mutu Buku Keagamaan ini, semoga nantinya dapat menghasilkan gagasan, dan terobosan untuk standar-standar yang kita harapkan bersama,” paparnya.
Hadir pada acara tersebut perwakilan dari Ditjen Bimas Kristen, Ditjen Bimas Katolik, Ditjen Bimas Hindu, Ditjen Bimas Buddha, Pusbimdik Khonghucu, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Polri, Akademisi, MUI, Muhammadiyah, NU, Ma’arif Institute, dan pejabat di lingkungan Bimas Islam, digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



