Palembang, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin mengatakan, penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) turut memberikan sumbangsih dalam merawat keberagaman di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Kamaruddin dalam acara penutupan MTQ XXIX tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Asrama Haji Sumsel, Senin (30/5) malam. Penutupan itu dihadiri Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, Kepala Kanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan, serta sejumlah tamu undangan.
“Saya percaya bahwa penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an telah berfungsi instrumental turut merawat keberagaman Indonesia yang sangat luar biasa ini,” kata Kamaruddin.
Menurut Kepala Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Nasional ini, meski Indonesia bukan negara agama, tetapi Indonesia berhasil mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an ke dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita semua berhasil menjadikan Al-Qur’an, menjadikan nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi perdamaian dalam kehidupan sehari-hari,” kata Kamaruddin.
Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini mengajak masyarakat Indonesia mendukung penyelenggaraan MTQ di seluruh Indonesia. Dia meyakini pelaksanaan MTQ memiliki peran penting dan strategis dalam merawat keberagaman di Indonesia.
“Saya yakin MTQ telah mentransformasi masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang religius. Ini harus kita rawat dan usahakan untuk terus menjadikan Al-Qur’an sumber inspirasi bagi kita semua sebagai bangsa yang majemuk dan damai,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Dukung Keberlanjutan PaRD, Perkuat Kerja Sama Agama dan Pembangunan
Bangkok, Bimas Islam — Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen mendukung keberlanjutan International Partnership on Religion and Sustainable Development…



