Jakarta, Bimas Islam --- Para penyuluh agama dan penghulu se-Indonesia merupakan ujung tombak Kementerian Agama (Kemenag) dalam menyampaikan berbagai program ke masyarakat.
“Penyuluh dan penghulu adalah tentara Kemenag paling depan. Mereka menentukan kualitas kehidupan beragama, mempunyai peran sentral, fundamental, karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kamaruddin Amin di kantornya, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (19/2/2021).
Untuk itu, Kemenag pun berkomitmen meningkatkan kualitas para penyuluh dan penghulu.
“Di pundak mereka banyak sekali tugas. Nah pertanyaannya apakah mereka memiliki kapasitas, kapabilitas, kemampuan. Ini kita akan tingkatkan kemampuan mereka, termasuk peningkatan literasi digital yang memadai,” ujar Kamaruddin.
Saat ini Kemenag mempunyai 50.000 penyuluh seluruh Indonesia. Para penyuluh tersebut bertugas menyampaikan berbagai program Kemenag ke masyarakat.
(Fadly)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



