Pekalongan, Bimas Islam --- Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pekalongan membagikan 1.640 paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19. Pembagian dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kankemenag Pekalongan.
"Ada 12 Penyuluh Agama PNS dan 152 Penyuluh Agama non-PNS. Setiap Penyuluh membagikan sekitar 10 paket untuk hibdaei. Tapi ada yang tidak membagikan karena isolasi mandiri (Isoman)," ungkap Zamroni, Penyuluh Agama Islam di Pekalongan melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Senin (2/8/21).
Gerakan kemanusiaan ini, tambah Zamroni, merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat terdampak Covid-19 dan mustahik (yang berhak menerima zakat) di sekitar Kabupaten Pekalongan.
"Sasarannya warga yang sedang isoman dan mustahik baik dari masyarakat maupun Penyuluh Agama. Keluarga besar Kankemenag Pekalongan kompak memberikan dukungan, terutama UPZ-nya," tambah Zamroni.
Bersamaan dengan pembagian paket sembako, Penyuluh Agama juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepasa masyarakat terkait pentingnya protokol kesehatan (Prokes) sebagai upaya memerangi Covid-19.
"Kemenag terus mengajak masyarakat untuk mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan doa," tambahnya.
Aksi kepedulian ini dilakukan di 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Paket senilai Rp. 250.000,- berisi beras, gula, mie instan, susu saset, masker, dan vitamin.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



