Banyumas, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam di Banyumas, Itha Rokhayani menulis sebuah novel berjudul Kang Zahid. Novel setebal 144 halaman yang terbit pada Februari 2021 merupakan cara Itha dalam menceritakan kiprah Penyuluh Agama dengan bahasa yang mudah dipahami.
"Novel ini terinspirasi dari kiprah para Penyuluh Agama Islam yang sering kumpul-kumpul dan ngopi-ngopi bersama masyarakat. Tapi dalam perkumpulan itu, para penyuluh banyak menyelesaikan permasalahan yang dialami masyarakat. Jadi novel ini menceritakan Penyuluh Agama Islam di Banyumas terutama di wilayah Lereng Gunung Slamet," ungkap Itha kepada Bimas Islam, Kamis (1/4/21).
Tokoh utama dalam novel gubahan wanita kelahiran 26 November 1979 ini terinspirasi dari kehidupan sederhana dan kesungguhan para penyuluh. Menurutnya, kata Zahid mewakili karakter para penyuluh dalam membimbing masyarakat.
"Terkait nama Kang Zahid, saya melihat sifat zuhud (sederhana dan tawadu) pada diri mayoritas penyuluh. Zahid yang merupakan isim fail dari kata zuhud menggambarkan pribadi yang mau bekerja keras tapi tetap sederhana dan rendah hati, tidak tertipu materi atau dunia," tambahnya.
Dalam buku yang diterima Bimas Islam, Kamis (1/4/21), terdapat sejumlah nama pejabat yang secara khusus memberikan kata pengantar dan pujian untuk novel Kang Zahid ini. Di antaranya Menteri Pemuda dan Olah Raga, Zaenudin Amali, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Musta'in Ahmad, Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ahsin Aedi.
Pada novel pertama ini terdiri dari 4 bagian yang secara berurutan diberi judul Gotong Kliwon, Nikah Mut'ah Surti yang Malang, Masjid yang Hilang, dan Rinai Cinta Kang Zahid.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



