Bolmong Utara, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam di Bolmong Utara, Sulawesi Utara, Mei Kosegeran tak kuasa menahan rasa haru yang menyeruak di hatinya. Salah satu mualaf yang dia bina, Siti Mariyam, berhasil menyelesaikan bacaan Al-Qur'an dalam waktu tiga bulan.
"Di suasana pandemi Covid-19, saya terharu karena ada seorang mualaf yang mampu mengkhatamkan Al-Qur'an hanya dalam jangka waktu tiga bulan dimulai dari belajar Iqro'," kata Mei kepada Bimas Islam, Senin (15/3/21).
Mei yang merupakan lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Datu Kramat Palu ini mengaku bahagia melihat capaian salah satu warga yang ia bina.
"Saya sebagai Penyuluh Agama Islam bangga dengan semangat beliau. Saya memberikan hadiah berupa Al-Qur'an sebagai bentuk dukungan terhadap semangat beliau," tambahnya.
Perempuan yang menjadi mualaf pada 19 September 1993 ini berpesan agar Siti tidak berhenti membaca Al-Qur'an. Mei Kosegeran mengatakan, Al-Qur'an merupakan obat bagi berbagai jenis penyakit.
"Saya berpesan agar terus belajar dan membaca Al-Qur'an, serta harus dibaca setiap saat, sepanjang hayat. Al-Qur'an adalah pedoman dan petunjuk dalam kehidupan sekaligus obat segala penyakit. Membaca Al-Qur'an adalah kewajiban setiap muslim," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ditjen Bimas Islam Terapkan 4T dan 4D dalam Penyusunan Anggaran 2027
Jakarta, Bimas Islam — Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama menerapkan prinsip 4 Tepat dan 4 D dalam penyusunan Pagu Alokasi…



