Bondowoso, Bimas Islam --- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) bersama Forum Komunikasi Agama Islam (FPKAI) Kabupaten Bondowoso melakukan kegiatan sosial dengan cara mengunjungi masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan dilakukan secara rutin setiap pekan.
"Selama pandemi Covid-19, masyarakat Bondowoso sangat terdampak secara ekonomi. Keadaan inilah yang mendorong nurani dan jiwa para Penyuluh Agama Islam Bondowoso untuk mengadakan gerakan sosial yang dinamakan 'Jumat Barokah'," ungkap Ketua Pokjaluh Agama Islam Bondowoso, Imam Huzaeni kepada Bimas Islam, Jumat (5/3/21).
Gerakan ini dilaksanakan secara rutin dengan variasi kegiatan yang berbeda. Tak hanya bidang agama, pengabdian para penyuluh juga menyentuh bidang sosial dan kesehatan.
"Gerakan Jumat Barokah berupa pemberian makanan dan minuman kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami juga melakukan pemberian masker sekaligus mensosialisasikan Gerakan Protokol Kesehatan 5M," tambah Imam.
Dalam melakukan gerakan ini, para penyuluh juga menyampaikan pesan-pesan keagamaan untuk menguatkan masyarakat. Para penyuluh ini terus bergerak menyapa masyarakat sebagai wujud kontribusi untuk bangsa.
"Kami memberikan penguatan batin kepada masyarakat agar sabar dan tabah dalam menghadapi berbagai ujian. Kami bergerak di setiap kecamatan di Kabupaten Bondowoso. Semoga ini menjadi kontribusi kami untuk bangsa dan negara," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



