Tegal, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam di Kota Tegal, Darsiti, bergegas dari kediamannya. Ia menuju Taman Baca Masyarakat (TBM) Sakila Kerti yang terletak tepat di tengah Terminal Kota Tegal.
Selain mempunyai binaan dari kaum papa, pedagang asongan, dan kaum marginal lainnya, di TBM Sakila Kerti itu Darsiti juga rutin memberikan penyuluhan kepada para wanita lanjut usia (Lansia).
Khusus pada Jumat Kliwon, sekitar 20 lansia binaan Darsiti berkumpul untuk diajarkan Salat Dhuha. Selain itu, Darsiti juga menyampaikan tentang konsep hidup yang sesuai ajaran Islam.
"Saya ajak untuk Salat Dhuha agar dimudahkan dan dilapangkan Allah dalam mendapatkan rezeki," ungkap Darsiti kepada Bimas Islam, Rabu (10/3/21).
Di TBM Sakila Kerti itu, Darsiti juga rutin mengajarkan cara membaca Al-Qur'an melalui metode Iqro'. Ia mengaku sangat terkesan saat para binaan mampu membaca Al-Qur'an dengan baik.
"Kalau ada yang mengalami kenaikan jilid, mereka yang hadir menangis. Mereka para pedagang asongan, pengemis, yang usianya antara 40 sampai 70 tahun. Mereka mengaku terharu dan bahagia," tambahnya.
Darsiti yang sudah 11 tahun menjadi Penyuluh Agama Islam ini berniat istiqamah agar para binaan menjadi pribadi yang beriman.
"Sejak 5 tahun lalu saya punya program mengajarkan membaca Al-Qur'an di Terminal Bus Kota Tegal ini. Awalnya mereka tidak bisa membaca huruf hijaiah, sekarang sudah bisa membaca Al-Qur'an. Semoga mereka bisa terus mengaji dan mengamalkan ajaran Islam sehingga benar-benar menjadi hamba yang beriman dan bersyukur," pungkas Darsiti.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



