Banyumas, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam KUA Banyumas, Faidus Sa'ad berkomitmen memberikan pemahaman moderasi beragama kepada para mualaf. Hal ini diungkap Sa'ad usai menyaksikan ikrar syahadat Ivani Hutapea di Masjid Agung Nur Sulaiman, Banyumas, Jumat (18/2/22).
"Penyuluh siap memberikan bimbingan. Kita berikan pemahaman dasar keislaman seperti fikih, tauhid, dan cara baca Al-Qur'an," ungkap pria yang akrab disapa Edo ini.
"Kita juga menyampaikan konsep Islam yang toleran, cinta damai, menjunjung tinggi kemanusiaan, serta pembawa kasih sayang bagi sesama," tambah Edo.
Sebagai pengingat, Edo juga berpesan agar mualaf berhati-hati dalam memilih guru. Pasalnya, akhir-akhir ini ada oknum yang salah mencari guru sehingga pemahamannya menjadi ekstrem.
Edo menambahkan, Ivani berikrar syahadat dituntun Ketua MUI Kecamatan Banyumas, Faisal Riza. Ivani telah mengikuti bimbingan dan diskusi secara intensif bersama Edo. Ia memastikan keinginan Ivani menjadi muslimah merupakan niat tulus tanpa paksaan pihak mana pun.
"Sekitar tiga kali bertemu sebelum ikrar syahadat. Kita melakukan diskusi mendalam dan memastikan tidak ada paksaan dari siapa pun," terangnya.
Edo menambahkan, ketertarikan Ivani menjadi muslimah diawali dari perkenalannya dengan seorang aktivis masjid. Saat ikrar syahadat, Ivani didampingi pamannya, Kuncoro Hadi.
"Saat konsultasi datang bersama bibinya. Kemudian tadi saat ikrar bersama bibi dan pamannya. Semoga menjadi muslimah yang taat," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



