Kupang, Bimas Islam --- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Kupang menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan badai di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut berasal dari solidaritas penyuluh seluruh Indonesia yang dihimpun melalui Pokjaluh Nasional.
"Bantuan uang tunai dari Pokjaluh Nasional langsung kami belanjakan bahan makanan pokok. Kami segera salurkan pada Senin, 6 April 2021 meski jalanan belum sepenuhnya lancar karena banyaknya pohon yang tumbang akibat badai," ungkap Sekretaris Pokjaluh Kabupaten Kupang, Maipa Ainul Yaqin Blegur kepada Bimas Islam melalui pesan WhatsApp, Rabu (7/4/21).
Paket bantuan yang diberikan kepada penyintas bencana berupa 5 kilogram beras, 1 kaleng susu, 1 kilogram gula pasir, mie instan, 1 liter minyak goreng, dan makanan ringan.
"Kami berkeliling ke warga di kelurahan Air Mata, Manikin, Tarus, Liliba, Nolbaki, Osmok, Oesapa dan Pasir Panjang, dan Mantasi. Total yang kami salurkan ada 80 paket," tambahnya.
Maipa menambahkan, penyerahan bantuan tunai dilakukan sampai malam. Selain beberapa ruas jalan yang terhalang pohon tumbang, jauhnya jarak juga menjadi tantangan.
"Kami selesai jam 22.00 WITA. Alhamdulillah kami senang dengan kegiatan kemanusiaan ini. Kami langsung menyalurkan bantuan karena karena warga sangat membutuhkan bantuan bahan makanan pokok. Kami terdorong untuk cepat bergerak ke desa-desa meski di pelosok," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



