Bantul, Bimas Islam --- Menyambut ditunjuknya KUA Sewon, Bantul sebagai satu dari enam model dalam program Revitalisasi KUA, Penyuluh Agama Islam di lingkungan tersebut siap menyukseskan program unggulan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas ini.
"Kepala KUA Sewon, Asrori mengajak Penyuluh Agama Islam non-PNS untuk bahu-membahu dalam melakukan pemenuhan sarana prasarana termasuk penataan arsip-arsip dan peningatan layanan prima berbasis data digital dan branding KUA melalui tulisan di media online atau cetak," ungkap Penyuluh Agama Islam Sewon, Rustam Nawawi, kepada Bimas Islam, Selasa (6/4/21).
Penataan arsip menjadi hal penting yang perlu dikerjakan mengingat KUA merupakan salah satu pusat layanan Kementerian Agama yang langsung berhubungan dengan masyarakat.
"Kami dilibatkan dalam bidang informasi teknologi dan media, seperti menulis berita untuk dikirim ke media online maupun cetak. Tujuannya untuk menginformasikan setiap kegiatan KUA dan penyuluhan," tambah Rustam.
Para penyuluh, lanjut Rustam, juga dilibatkan sebagai konselor rumah tangga. Persoalan yang diselesaikan oleh penyuluh tidak hanya sebelum tetapi juga setelah pernikahan.
"Kami juga menjadi konselor pusaka sakinah bagi keluarga yang sedang menghadapi permasalahan dalam rumah tangga. Layanan dilakukan di kantor kelurahan dan kecamatan bersama Kepala Seksi Pelayanan," terangnya.
Untuk diketahui, Revitalisasi KUA merupakan program unggulan Menag, Yaqut Cholil Qoumas. Sebanyak 6 KUA model akan diresmikan pada akhir April 2021. Sebanyak 100 KUA ditargetkan terevitalisasi sepanjang tahun 2021.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



