Pringsewu, Bimas Islam --- bentuk rasa peduli bersama, Penyuluh Agama Islam di Kecamatan Pringsewu membagikan kelapa hijau, gula aren, dan madu kepada pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman).
Koordinator Penyuluh Agama Islam non-PNS KUA Kecamatan Pringsewu, Ahmad Saifudin menjelaskan, gerakan bagi-bagi kelapa hijau ini merupakan inisiatif dari warga yang sembuh dari Covid-19.
“Jadi teman-teman kita yang sudah sembuh dari Covid-19 ini berinisiatif untuk membuat gerakan ini, karena kami merasa mendapatkan manfaat khasiat minum air kelapa hijau dicampur gula aren dan madu,” kata Ahmad kepada bimasislam di Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Rabu (28/7).
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kecamatan Pringsewu itu, setiap harinya, ia menyediakan 85 sampai 100 buah kelapa hijau yang disediakan untuk warga yang tengah isolasi mandiri.
“Walaupun gerakan ini sangat sederhana, tapi kami berharap semoga memberikan manfaat yang besar kepada saudara-saudara kita yang sedang berjuang melawan Covid-19,” ujar Ahmad.
Menurut Ahmad, keluarga atau tetangga pasien bisa mengambil kelapa hijau tersebut secara langsung di posko yang beralamat Batok Pring depan Kapolres Kecamatan Pringsewu.
“Kecamatan Pringsewu saat ini masuk zona merah. Setiap hari kasus meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 berkisar antara enam sampai delapan orang perhari. Oleh karena itu, semoga gerakan kecil ini setidaknya dapat membantu meningkatkan tingkat kesembuhan pasien Covid-19,” pungkasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



