Banyumas, Bimas Islam --- Lubab Habiburrohman, Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah aktif melakukan sosialisasi layanan kalibrasi arah kiblat. Hal itu dilakukannya untuk mempermudah masyarakat mendapatkan layanan secara gratis.
“Dari pendataan yang kami lakukan, jumlah masjid se-Banyumas sebanyak 1.751 unit. Kami memastikan semua bisa mendapatkan layanan kalibrasi arah kiblat secara gratis di KUA atau Kemenag setempat,” ujarnya kepada bimasislam, Jumat (11/2/2022).
Selain sosialisasi, salah satu cara yang dilakukannya adalah mendata setiap masjid dan musala yang akan melakukan pengukuran arah kiblat.
“Kami juga memastikan proses pengajuan surat oleh masyarakat kepada KUA atau ke Kemenag setempat cepat direspons dan ditindaklanjuti,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Kemenag Banyumas, Muhammad Zuhdi mengatakan, pengukuran arah kiblat sudah menggunakan teknologi yang lebih canggih. “Alatnya juga sudah lebih memadai seperti theodolite dan teleskop,” imbuhnya.
“Dalam penetuan titik koordinat yang akurat, kami menghadirkan beberapa orang saksi. Selain itu, pengukuran arah kiblat sebaiknya dilakukan pada siang hari dan tidak hujan. Karena matahari sangat membantu menentukan azimut arah kiblat,” jelasnya.
Zuhdi menambahkan, pengukuran arah kiblat penting dilakukan secara berkala, sebab pergeseran sary derajat saja akan terjadi pergeseran sekitar 145 Km dari Ka’bah.
“Oleh karena itu kami berharap layanan ini dapat memberikan kenyamanan umat Islam dalam beribadah,” pungkasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



