Batang, Bimas Islam --- Beragam cara kreatif dilakukan Penyuluh Agama untuk menyosialisasikan program Kementerian Agama (Kemenag). Di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Penyuluh Agama menyosialisasikan gerakan Pray From Home (PFH) sambil membagikan paket sembako.
"Penyuluh melakukan dakwah bil hal berupa aksi bersama sebagai wujud cinta kepada Indonesia di masa pandemi. Penyuluh menyampaikan pesan cinta dari Pemerintah Pusat dan Menteri Agama. Penyuluh mengajak takmir masjid dan masyarakat untuk Pray From Home," ungkap Penyuluh Agama PNS, Al-Mukaromah di Banyuputih melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Jumat (9/7/21).
Al-Mukaromah bergerak bersama 8 Penyuluh non-PNS sembari membagikan paket sembako. Saat membagikan sembako itu, pihaknya juga menyampaikan sosialiasi Surat Edaran (SE) Menteri Agama (Menag) nomor 16 dan 17 tahun 2021.
"Kami bagikan SE Menag nomor 16 dan 17 tahun 2021. Kita tempelkan di papan pengumuman masjid. Kita edukasi jemaah masjid untuk beribadah, berdoa, dan salat di rumah agar pandemi Covid-19 segera berakhir," tambahnya.
Anjuran beribadah di rumah ini, lanjutnya, berlaku selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021. Sosialisasi ini diterima dengan baik oleh masyarakat karena dikemas dalam bentuk pembagian sembako.
"Kita bagikan juga 200 paket sembako. Isinya minyak, beras, dan lainnya. Kita tidak ingin hanya menyeru, tetapi juga membantu. Dananya kami peroleh dari iuran dan sumbangan donatur," tutup wanita yang juga Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Batang ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



