Bantul, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) di Kantor Urusan Agama (KUA) Bantul, Yogyakarta menelurkan buku antologi berjudul ‘Suka Duka Penyuluh Agama’. Buku tersebut berisi kisah-kisah inspiratif yang ditulis para PAI PNS maupun Non-PNS.
Penulis kisah-kisah dalam buku ‘Suka Duka Penyuluh Agama’ ini antara lain Wahyu Sinangsih, Muslikhun, Joko Sugiharto, Syahril Sidik, Tin Widayati, Rustam Nawawi, Mahmudah, dan Namli. Mereka menuliskan lika-liku selama menjadi Penyuluh.
Kasi Bimas Islam Kemenag Bantul, Fariq Nur Rokhim mengapresiasi terbitnya buku tersebut. Dia mendorong Penyuluh lebih berkreasi dan inovatif dan berharap buku tersebut dapat memacu Penyuluh yang lain turut serta menulis.
“Tetap berkarya dan berkreasi untuk masyarakat yang lebih harmonis. Kami berharap buku ini dapat menambah koleksi khazanah pengetahuan di perpustakaan KUA Kecamatan Bantul,” katanya di Bantul, Rabu (15/3/2022).
Sementara itu, Wahyu Sinangsih yang memelopori terbitnya buku ‘Suka Duka Penyuluh Agama’ ini mengatakan, banyak sekali hikmah dan pelajaran yang bisa diambil dari setiap kehidupan, termasuk ketika melakukan penyuluhan di tengah masyarakat.
“Banyak hikmah dalam setiap perjalanan hidup, termasuk ketika para Penyuluh melakukan penyuluhan di tengah masyarakat yang heterogen. Banyak tantangan yang dihadapi. Kita tidak ingin ini menjadi cerita dari mulut ke mulut saja, sehingga kami berinisiatif menuliskannya dalam sebuah buku,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



