Jakarta, Bimas Islam --- Ketua Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Provinsi Banten, Ida Farida mengatakan, pihaknya berharap ada salah satu tokoh Penyuluh Agama Islam yang diangkat dalam buku Moderasi Beragama (MB) Perspektif Bimas Islam.
“Saya berharap ada tokoh Penyuluh yang menjadi role model agar bisa dicontoh oleh 50 ribu Penyuluh Agama Islam dan masyarakat dalam praktek moderasi beragama. Sehingga pembaca bisa melihat langsung praktik MB seperti apa,” kata Ida saat mengikuti acara Uji Sahih Buku MB Perspektif Bimas Islam di Jakarta, Rabu (12/1/22).
Menurutnya, buku MB ini kaya dengan rujukan khazanah keislaman dan praktik sejarah Islam klasik dan modern. Buku setebal 333 halaman itu juga mengulas pemahaman konklusif bahwa MB memiliki pijakan kuat dalam Islam.
Ida mengungkapkan, buku tersebut juga membawa pembaca mempelajari sejarah konsep MB dari masa ke masa. Hanya saja menurutnya, masih belum banyak persepsi tentang penyuluh dan kepenyuluhan yang diangkat.
“Namun, buku ini tentu akan sangat bermanfaat bagi kami para Penyuluh. Dari buku ini kami bisa menambah bekal dalam pengarusutamaan moderasi beragama, baik dari cara pandang, sikap, dan praktik keagamaan yang wasathiyyah,” ujar Ida.
Ia menambahkan, buku MB ini akan menjadi referensi bagi para Penyuluh Agama Islam di lapangan. “Penyuluh Agama Islam yang dianggap sebagai aktor penting moderasi beragama tentu akan sangat terbantu dengan hadirnya buku ini sebagai salah satu pedoman penguatan moderasi beragama,” pungkas Ida.
Sebagai informasi, buku MB Perspektif Bimas Islam itu akan dirilis pada akhir Januari 2022 mendatang. Adapun Tim Penulis terdiri atas Abdul Jamil Wahab, Faqihuddin Abdul Kodir, Suwendi, Biltiser, Hengki Ferdiansyah, Muhammad Syafaat, Nurun Nisa, Pipit Aidul Fitriyana, Abi S Nugroho, dan Ahmad Khoirul Anam (Alm). Sebagai Editor Dedi Slamet Riyadi dan Layouter: M. Fajrin Aulia.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



