Cilacap, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, menyalurkan 31 paket bantuan berupa sembako yang diperuntukkan bagi kaum duafa dan masyarakat yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.
Koordinator Penyuluh Agama Islam KUA Kawunganten, Isti menjelaskan, 31 paket sembako tersebut berasal dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Cilacap yang memang dikhususkan untuk membantu masyarakat kalangan duafa yang terdampak pandemi Covid-19.
“Kemarin, kami telah menyerahkan bantuan sembako sebanyak 31 paket kepada kaum duafa. Bantuan tersebut berasal dari UPZ Kemenag Cilacap. Setelah diterima, kami membagikan kepada masyarakat melalui 8 penyuluh kepada masyarakat binaan masing-masing,” ujar Isti di Kawunganten kepada bimasislam pada Senin (9/8).
“Bantuan berisi beras, gula, minyak goreng, dan makanan-makanan ringan lainnya ini diutamakan untuk kaum duafa, selanjutnya diberikan kepada masyarakat yang tengah menjalani isoman. Dua kalangan itu yang menjadi prioritas kita untuk segera diberikan bantuan paket sembako ini,” sambung Penyuluh Agama Islam Fungsional ini.
Untuk memastikan bantuan tersebut bisa tersalurkan kepada kaum duafa, ujar Isti, para penyuluh datang langsung ke kediaman warga penerima bantuan, sekaligus memastikan sendiri kondisi mereka. Ia menegaskan, dalam menyalurkan bantuan, protokol kesehatan tetap diperhatikan.
“Kita pastikan bahwa bantuan paket sembako tersebut tepat sasaran untuk kaum duafa. Jadi para penyuluh datang langsung ke kediaman mereka, lalu melihat sendiri bagaimana kondisinya, bagaimana kondisi si penerima, juga berbagi cerita tentang kehidupan mereka di tengah merebaknya pandemi Covid-19,” tuturnya.
Dihubungi terpisah, Kakankemenag Cilacap Imam Tobroni berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat selama pandemi Covid-19. Menurutnya, selama pandemi Covid-19 masih berlangsung, bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi masyarakat.
“Ini adalah bentuk kepedulian dari Kementerian Agama Kabupaten Cilacap kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Kawunganten. Kami berharap bantuan yang diserahkan melalui peran Penyuluh Agama Islam tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” kata Imam.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



