Tanggamus, Bimas Islam --- Hujan tidak menghalangi Penyuluh Agama Islam KUA Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Ratnawiyah untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat. Meski harus basah kuyup dan tiga kali berteduh, Ratna tetap menjalankan kewajibannya sebagai abdi negara.
Ratnawiyah sebenarnya membawa jas hujan. Namun, penjemputnya yang sama-sama mengendarai motor tidak membawa jas hujan. Alhasil, jas hujan satu-satunya itu dipinjamkan kepada penjemputnya.
"Baru pindah di KUA Sumberejo sehingga belum hafal medan. Tadi dijemput untuk menuju Majelis Taklim An-Nur di Desa Kebumen," ungkap Ratna di Sumberejo, Senin (24/1/22).
Desa Kebumen berjarak 12 kilometer dari KUA Sumberejo. Setibanya di sana, ibu-ibu anggota majelis taklim sudah menunggu sembari membaca Al-Qur'an.
Setibanya di lokasi pengajian, Ratna rehat sejenak sebelum menyampaikan bimbingan. Kepada ibu-ibu anggota majelis taklim, Ratna memberikan motivasi tentang pentingnya berinteraksi dengan Al-Qur'an.
"Hiasi rumah kita dengan Al-Qur'an. Jangan sampai rumah kita seperti kuburan karena tidak pernah dibacakan Al-Qur'an di dalamnya. Jika belum bisa, terus belajar dan bacalah Al-Qur'an bersama dengan keluarga," katanya menyampaikan nasihat.
Ratna juga menyampaikan pentingnya mengikuti majelis taklim. Katanya, majelis taklim bukan hanya sarana mendapatkan ilmu agama.
"Hadir di majelis taklim banyak keuntungannya. Selain mengaji juga bersilaturahmi dengan sesama dan refreshing karena bertemu dan saling senyum kepada sesama muslim. Insyaallah banyak kebaikan di dalamnya," ungkapnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



