Bogor, Bimas Islam --- Perpustakaan masuk dalam kegiatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-20214. Perpustakaan telah menjadi ruang publik untuk berbagi pengalaman, belajar secara kontekstual, berbagi pengalaman dan berlatih keterampilan dan kecakapan untuk masyarakat, melalui program penguatan budaya literasi, inovasi, dan kreativitas.
Hal itu disampaikan Pustakawan Ahli Madya Perpustakaan Nasional RI Suwardi saat menjadi narasumber pada acara kegiatan Temu Konsultasi Kepustakaan Islam yang bertema “Peningkatan Akses Literasi Pustaka Keagamaan Islam Berbasis Moderasi Beragama” di Swiss-Belhotel, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (09/03).
"Program penguatan budaya literasi memiliki peran sangat penting untuk membangun masyarakat berpengetahuan dan berkarakter. Peran literasi dalam mewujudkan masyarakat sejahtera sudah dilakukan perpustakaan melalui transformasi layanan berbasis inklusi sosial," jelas Suwardi.
Ia menerangkan, pandemi mengubah sudut pandang masyarakat, konsep revolusi industri 4.0 itu telah menjadi bagian penting dalam kehidupan saat ini, sehingga pemanfaatan teknologi wajib digunakan untuk perpustakaan dalam meningkatkan minat literasi.
“Apa yang dilakukan oleh Kementerian Agama seperti hari ini, tentu akan meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pengelola perpustakaan akan pentingnya peran mereka dalam membantu upaya pemerintah dalam melakukan pemerataan wawasan dan pengetahuan masyarakat di seluruh tanah air mendukung moderasi beragama,” katanya.
Suwardi berharap, adanya peningkatan jumlah perpustakaan yang tergabung dalam portal jejaring berbasis metadata yang sama yaitu Indonesian Machine Readable Cataloging (INDOMARC)
“Selain itu, semoga jumlah koleksi digital yang terintegrasi dengan portal jejaring selanjutnya ke Kementerian Agama dan Perpusnas,” paparnya.
Terakhir, Suwardi berharap adanya peningkatan pemanfaatan informasi, koleksi, serta fitur-fitur yang tersedia yang tersedia dalam portal jejaring oleh segenap lapisan masyarakat.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



