Jakarta, Bimas Islam --- Wakil Presiden, KH. Ma'ruf Amin menyampaikan pentingnya sikap moderat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini disampaikan Wapres dalam Peringatan Isra Mikraj Tingkat Kenegaraan Tahun 2021 M/1442 H di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Rabu (10/3/21).
"Jangan melampauai batas. Dalam berbangsa dan bernegara, bersikap moderat sangat relevan karena bangsa kita majemuk. Negara kita ini hasil dari kesepakatan para pendiri bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan membangun prinsip ukhuwah wathiyah (persaudaraan kebangsaan), ukhuwah insaniyah (persaudaraan antara sesama manusia), dan ukhuwah islamiyah (persaudaraan antar sesama umat Islam)," ungkap Wapres secara virtual.
Wapres menambahkan, sikap moderat ini merupakan bagian tak terpisahkan dari prinsip hidup umat Islam. Bahkan menurutnya, umat Islam memohon kepada Tuhan agar mampu bersikap moderat dalam semua bidang kehidupan.
"Sikap moderat selalu kita mintakan sebanyak 17 kali dalam sehari dalam shalat dengan mengucapkan ihdinash shiratal mustaqim yang ditafsirkan oleh sebagian ulama, shiratal mustaqim itu jalan yang moderat, bukan jalan yang berlebihan atau ekstrem, bukan pula jalan yang lalai dan abai," tambahnya.
Sikap moderat ini, tambah Wapres, dicontohkan Nabi Muhammad dalam berbagai aspek kehidupan termasuk dalam ibadah. Nabi pernah mempercepat salat saat terdengar ada bayi yang menangis agar si ibu bisa segera menenangkan bayinya.
"Umat Islam adalah umatan wasathan yang moderat baik dalam berpikir, berucap maupun bertindak, moderat dalam ibadah dan muamalah. Ibadah pun tidak boleh berlebihan," pungkasnya.
Tampak menghadiri gelaran Isra Mikraj secara luring, Menag Yaqut Cholil Qoumas, Wakil Menag, Zainut Tauhid Sa'adi, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin, tokoh agama, pejabat eselon II, III Kemenag. Kegiatan ini dilangsungkan dengan protokol kesehatan yang ketat seperti menjaga jarak dan mengenakan masker.
Secara daring, gelaran Isra Mikraj 2021 juga diikuti para duta besar negara sahabat, Menteri Kabinet Indonesia Maju, segenap keluarga besar PTKIN, Kanwil Kemenag se Indonesia, perwakilan ormas Islam dan undangan lainnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



