Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Al-Qur’an adalah pedoman hidup dan sumber petunjuk bagi umat Islam.
Hal itu disampaikan Menag dalam peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan, yang dilaksanakan di aula HM. Rasjidi, Kementerian Agama, Kamis (29/4) malam.
“Di antara pentunjuk tersebut adalah, bagaimana seorang muslim menyikapi keragaman sebagai sebuah sunnatullah. Keragaman di dalam Al-Qur'an disinggung dalam surat Al-Hujarat ayat 13,” kata Menag dalam sambutannya.
Menag menambahkan, keragaman merupakan sebuah keniscayaan. Indonesia sebagai negara majemuk lanjut Menag, harus saling menghargai dan menghormati satu sama lain.
“Indonesia satu di antara bangsa yang dianugerahi keragaman, dari Sabang sampai Merauke berjajar ragam budaya yang menyajikan keindahan harmoni bangsa,” ujar Menag.
Sebelumnya, Menag mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini merupakan momentum untuk mendekatkan diri dengan Al-Qur’an. Nuzulul Qur’an kata Menag, juga menjadi momentum meneladani spirit Al-Qur’an dalam bingkai Kenegaraan.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



