Mesuji, Bimas Islam -- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Mesuji bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar diskusi moderasi beragama. Kepala Kankemenag Mesuji, Karwito menegaskan, acara tersebut untuk memperkuat kerukunan.
"Kita semua peduli terhadap kerukunan umat beragama, tidak hanya terhadap sesama pemeluk suatu agama, tetapi juga terhadap pemeluk agama lain," ujar Karwito dalam sambutan pembukaannya di Mesuji, Kamis (20/10).
Menurut Karwito, salah satu upaya memperkuat kerukunan adalah melalui pengaplikasian moderasi beragama. Dia menegaskan, moderasi beragama bukanlah memoderasi agama, tetapi memoderasi cara beragama.
"Moderasi beragama hakikatnya adalah ikhitar, proses yang tidak berkesudahan, upaya untuk bagaimana membangun cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama yang perwujudannya saling toleran terhadap sesama," jelasnya.
Karena itu, dia menegaskan, moderasi beragama yang dianggap akan mengubah nilai-nilai agama tidaklah benar. Justru, lanjutnya, moderasi beragama memperkuat nilai-nilai agama di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia.
"Moderasi beragama berarti mengedepankan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kemaslatan bersama yang diterapkan dengan prinsip-prinsip keadilan, keberimbangan, dan menaati konstitusi berbangsa,” pungkasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



