Karawang, Bimas Islam -- Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag menghelat Rapat Koordinasi Internal di Karawang pada Rabu-Jumat (7-9/12/22). Rapat membahas evaluasi capaian kinerja tahun 2022 dan pemantapan program kerja tahun 2023.
Dalam arahannya, Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Kemenag, Ahmad Zayadi mengingatkan jajarannya tentang pentingnya komitmen kebangsaan. Katanya, sebagai aparatur sipil negara PNS atau non-PNS, komitmen kebangsaan merupakan keniscayaan.
"Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah (Jasmerah) dan jangan pernah melupakan ulama (Jashijau). Tantangan kita ke depan semakin berat. Direktorat Penerangan Agama Islam harus mampu memberikan penjelasan terkait kehidupan keagamaan Islam kepada masyarakat," ungkap Zayadi di Karawang, Kamis (8/12/22).
Dalam catatan sejarah, sambung pria kelahiran Brebes, Jawa Tengah ini, para pendiri bangsa telah menyepakati Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila disepakati sebagai solusi atas kekayaan keragaman Indonesia.
"Indonesia sangat luar biasa keragamannya. Bangsa kita multietnis, agama, dan budaya. Kita terkenal sebagai negara yang sangat religius. Hampir tidak ada satu pun tahapan kehidupan kita yang lepas dari ritual agama," tambah mantan Sekretaris BAZNAS ini.
Zayadi mengajak jajarannya menjadi agen bagi lingkungan sekitar dalam praktik saling menghormati meski berbeda keyakinan dan budaya. Saling menghormati dan bertoleransi inilah yang menjadi bukti baiknya artikulasi keagamaan masyarakat Indonesia.
Hadir dalam Rapat Koordinasi ini pejabat eselon III, para Analis Kebijakan, dan seluruh staf direktorat. Rapat juga membahas dukungan Direktorat Penerangan Agama Islam terhadap Revitalisasi KUA, Transformasi Digital, dan Moderasi Beragama.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



