Bogor, Bimas Islam --- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam menggelar kegiatan bertajuk Finalisasi Penyusunan Modul Tematik Majelis Taklim.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun Modul Tematik yang akan digunakan sebagai bahan pembinaan pada Majelis Taklim diseluruh tanah air, demikian disampaikan Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin saat menjadi narasumber Finalisasi Penyusunan Modul Tematik Majelis Taklim di Hotel Savero Bogor, Senin (2/4).
Menurut Dirjen, Majelis Taklim harus diperkuat dengan materi materi pembinaan dalam bentuk modul agar wawasan dan pengetahuan jemaah Majelis Taklim terus meningkat.
Dirjen melanjutkan, Majelis Taklim memiliki peran penting dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam di Tanah Air.
"Majelis Taklim, selain fleksibel, tapi bersifat terbuka untuk semua usia, lapisan masyarakat atau strata sosial dan jenis kelamin," lanjut Dirjen.
“Majelis Taklim juga menjadi lembaga pengkaderan bagi umat yang bertujuan membentuk akhlak mulia para anggotanya,” tandasnya.
Finalisasi Penyusunan Modul Tematik Majelis Taklim ini berlangsung selama tiga hari, 2-4 September 2019. Peserta kegiatan ini berjumlah 30 orang dari berbagai Majelis Taklim tingkat nasional, antara lain BKMT, FKMT, Muslimat, Fatayat, Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiah, Permata, PMTI, dan Lasqi.
Penulis: nhkurniawan
Editor: Yayat Supriyadi
Foto: bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



