Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Penerangan Agama Islam (Penais), Ahmad Zayadi menerima kedatangan Syekh Sa'ad Al-Ajouz dari Global University Lebanon di kantor Kemenag, Kamis (9/2/2023). Pertemuan itu membahas kerja sama penguatan moderasi beragama.
Kerja sama Direktorat Penais dan Syekh Sa'ad salah satunya adalah pengiriman kitab-kitab klasik dari Lebanon. Zayadi mengatakan, banyak kitab klasik di Lebanon yang dapat menjadi referensi dalam penguatan pemahaman moderasi beragama di Indonesia.
“Kita ditawari kitab-kitab klasik dari Lebanon seperti, misalnya, Sahih Bukhari. Mungkin kitab-kitab tersebut bisa kita gunakan untuk memperkuat pemahaman moderasi beragama, pemahaman washatiyah,” jelasnya.
Zayadi menambahkan, pengiriman kitab-kitab tersebut masih dalam tahap rencana. Pengiriman kitab-kitab itu, sambungnya, akan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Islam.
Sebelumnya, Syekh Sa'ad hadir dalam harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama yang digelar di Sidoarjo, (7/2/2023). Ulama yang juga merupakan Ketua Dewan Urusan Hubungan Luar Negeri di Global University Beirut, Lebanon itu juga pernah bekerjasama dengan Kemenag dalam penanggulangan paham ekstrim pada 2016.
(Penulis: BA/MR)



