Bone, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Libureng, Kabupaten Bone, Anwar Syamsu bersama sejumlah Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Libureng menyosialisasikan pentingnya moderasi beragama lintas sektor di Masjid Al-Abrar, Kecamatan Libureng, Rabu (29/9).
Sosialisasi pentingnya moderasi beragama itu dihadiri Camat Libureng Andi Ilham, Kepala Desa dan Imam Desa se-Kecamatan Libureng. Turut hadir juga perwakilan Koramil Libureng, Polsek Libureng, serta ketua organisasi Islam yang ada di Kecamatan Libureng.
“Moderasi beragama adalah jalan tengah dalam memupuk keberagaman di Indonesia. Moderasi merupakan budaya Nusantara yang berjalan seiring, dan tidak saling menegasikan antara agama dan kearifan lokal,” ujar Anwar di Bone.
Ia menuturkan, moderasi beragama bisa membentuk hubungan antarumat beragama yang dilandasi toleransi, saling pengertian, dan saling menghormati dalam pengamalan ajaran agama, serta kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jadi moderasi beragama adalah sebuah instrumen yang dapat membangun sikap toleran dan rukun guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.
Anwar berharap, dengan disosialisasikannya moderasi beragama di tengah masyarakat Libureng bisa menjadi awal mempererat tali persaudaraan.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini bisa mewujudkan masyarakat yang rukun, saling tenggang rasa, dan saling bekerja sama meski dari latar belakang yang berbeda. Tidak ada yang lebih indah kecuali saling memahami dan menjauhi permusuhan,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



