Padang, Bimas Islam --- Subdit Dakwah dan Hari Besar Islam (HBI) Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag sedang memperbarui fitur-fitur aplikasi Ustadzkita. Aplikasi tersebut diharapkan memperluas jangkauan syiar penceramah di era digital.
Hal itu disampaikan Subkoordinator Pemetaan dan Pendataan Wilayah Dakwah Subdit Dakwah dan HBI, Nofiarti pada acara Pengembang Pengolah Data Dakwah di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (22/6/22).
"Aplikasi ini sudah diluncurkan pada tahun 2021, dan sudah ada 1.117 penceramah yang terdata di aplikasi Ustadzkita," ujarnya.
Menurut Nofiarti, semua penceramah tersebut merupakan dai-daiyah yang sudah mengikuti Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Islam.
"Pendataan penceramah ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung perluasan jangkauan dakwah yang rahmatan lil 'alamin melalui teknologi," jelas Nofi.
Nofi mengatakan, aplikasi Ustadzkita bertujuan mempermudah masyarakat berinteraksi dengan para dai-daiyah yang berkompeten.
"Jadi aplikasi ini bisa mempermudah masyarakat berinteraksi dengan ustaz-ustazah. Misalnya ada yang mau mengundang ustazah ke majelis taklimnya, tinggal diundang aja dari aplikasi ini," katanya.
Selain itu, beberapa fitur-fitur kegamangan juga sedang dalam pengembangan. "Ada beberapa fitur keagamaan seperti naskah khotbah Jum'at, doa harian, arah kiblat, hadis-hadis Nabi, dan kalimat-kalimat motivasi dari para ulama," paparnya.
Dia berharap, aplikasi tersebut bisa bermanfaat bagi penceramah dalam menjawab tantangan dan inovasi dakwah di era teknologi.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



