Jakarta, Bimas Islam -- Sejak diluncurkan di Solo pada Minggu (13/11/22) oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, Masjid Pelopor Moderasi Beragama (MPMB) terus disosliasaikan kepada masyarakat. Terbaru, Kemenag melakukan sosialisasi MPMB bagi Penceramah Agama di Jakarta, Selasa (6/12/22).
Sosialisasi MPMB dilakukan Direktorat Penerangan Agama Islam dalam forum Diseminasi MPMB Bagi Penceramah Agama. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi.
"Diseminasi bagi Penceramah Agama ini merupakan instrumen percepatan penguatan Moderasi Beragama. Dari masjid kita mulai. Masjid dikembalikan fungsi awalnya sebagai pusat peradaban," ungkap Zayadi.
Selain sebagai upaya sosialisasi Moderasi Beragama, MPMB juga berupaya mengembalikan peran masjid sebagaimana awal berdirinya. Peradaban Islam, imbuh Zayadi, disemai pertama kali di masjid.
"Pembangunan peradaban dimulai di masjid. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga memliki fungsi sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat," tambah Zayadi.
Diseminasi MPMB kepada Penceramah Agama yang tergabung dalam Majelis Dai Kebangsaan (MDK), imbuh Zayadi, merupakan langkah yang tepat. Katanya, Penceramah Agama merupakan sosok berpengaruh yang pendapatnya dirujuk masyarakat.
"Kami ajak Penceramah Agama untuk turut menyosialisasikan MPMB kepada masyarakat. Insyaallah gagasan MPMB ini akan lebih cepat sampai dan dipraktikkan di masyarakat," tegasnya.
Hadir, Koordinator Fungsi Dakwah dan Hari Besar Islam, Lubenah. Kegiatan diikuti Penceramah Agama yang tergabung dalam Majelis Dai Kebangsaan di Jakarta pada Selasa-Kamis, 6-8 Desember 2022.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



