Yogyakarta, Bimas Islam -- KUA Tegalrejo didaulat menjadi tuan rumah pada pertemuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Yogyakarta belum lama ini. Pertemuan yang mempererat hubungan persaudaraan keislaman itu dihelat di Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Tegalrejo yang dibangun dengan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
"Sesuai arahan Gus Menteri Agama bahwa KUA tidak hanya melayani pernikahan. KUA bisa dimanfaatkan masyarakat dan organisasi-organisasi keagamaan untuk melaksanakan kegiatan. Silakan datang ke KUA, kita siap fasilitasi," ungkap Kepala KUA Tegalrejo, Supasdi di Yogyakarta, Selasa (27/9/22).
Hadir, Camat Tegalrejo, Antariksa Agus Purnomo, Wakil Ketua IPHI Kota Yogyakarta, Octo Nur Arafat, dan Ketua IPHI Tegalrejo, Irham Muhammad. Hadir sebagai penceramah, Penyuluh Agama Islam KUA Tegalrejo, Edi Mustofa.
Edi mengingatkan, haji sebagai puncak rukun Islam hendaknya menjadi inspirasi bagi pelakunya. Haji tidak hanya dilaksanakan dalam ritual, tetapi juga menjadi inpirasi dalam kehidupan sehari-hari.
"Saat haji, kita disiplin melaksanakan salat. Maka setelah haji, sikap disiplin dalam salat harus kita pertahankan dan tingkatkan," ajaknya.
"Salat merupakan ibadah yang menghubungkan seorang hamba kepada Tuhannya. Selain sebagai syiar Islam, salat lima waktu juga menjadi standar kesuksesan seorang hamba di dunia dan akhirat," sambung Edi.
Dalam kegiatan yang dihadiri 80 peserta ini, Kepala KUA Tegalrejo, Supasdi mengajak peserta untuk turut menyosialisasikan KUA sebagai pusat layanan keagamaan. "Silakan datang ke KUA. Gunakan KUA untuk melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan karena KUA tidak hanya melayani pencatatan nikah dan rujuk," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



