Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama, Zainal Mustamin mengungkapkan, perkawinan yang berkualitas dibangun dari pasangan yang berkualitas. Menurutnya, keluarga sakinah dapat diwujudkan dengan usaha dari seluruh anggota keluarga.
Hal itu ia sampaikan saat mengisi Kultum Hikmah Ramadan bertema 'Peningkatan Ketahanan Keluarga di Momentum Bulan Ramadan' yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Senin (04/04/2023).
“Keluarga yang berkualitas ditentukan oleh perkawinan yang berkualitas. Perkawinan berkualitas ditentukan oleh pasangan yang berkualitas. Pasangan yang berkualitas itu ditentukan oleh pribadi yang mengarahkan keluarganya untuk menjadi keluarga sakinah,” jelasnya.
“Ketahanan keluarga itu dimulai dari ketahanan perkawinan. Ketahanan perkawinan dimulai dari ketahanan pasangan. Ketahanan pasangan dimulai dari ketahanan masing-masing pasangan itu sendiri dalam membentuk keluarganya,” sambungnya.
Zainal juga menjelaskan, tidak ada keluarga yang sakinah, kecuali diusahakan oleh anggota keluarganya.
“Keluarga bahagia dan sakinah itu sejatinya tidak pernah ada, kecuali kitalah yang menjadikannya bahagia dan membuatnya sakinah. Bukan orang lain,” jelasnya.
Menurutnya, sakinah atau tidaknya sebuah keluarga, kembali pada masing-masing individu dalam keluarga itu sendiri.
Terakhir, Zainal mengatakan, bulan Ramadan menjadi momen penting untuk membangun suasana keluarga sakinah. Menurutnya, waktu sahur dan berbuka dapat dimanfaatkan sebagai momen membangun kebersamaan bersama keluarga.
Ba/Mr



