Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, perpustakaan di masjid sangat berperan penting untuk meningkatkan literasi agama yang baik.
"Terkait dengan perpustakaan Islam saya ingin dulu kepada perpustakaan masjid ya. Masjid kita kan jumlahnya sangat banyak, sangat besar sekali. Dengan semua ini kita punya tanggung jawab," kata Kamaruddin di Jakarta, Rabu (10/3/2021).
Kamaruddin menambahkan, dengan literasi yang memadai maka kehidupan beragama akan semakin baik. Literasi yang baik, lanjut Kamaruddin, akan meningkatkan kesalehan umat.
"Data kita mungkin 700 ribuan ya masjid, assuming kita punya 700 ribu masjid Indonesia. Saya yakin tidak semua masjid ini memiliki perpustakaan. Saya yakin tidak semua masjid ini memadai untuk memberikan informasi kepada jamaahnya tentang literasi agama tadi. Oleh karena itu sistem informasi yang sedang dibuat oleh teman-teman di Direktorat Urais ini menurut saya sangat penting sekali untuk bisa menjangkau bisa fasilitas masyarakat untuk dapat mengakses perpustakaan ini," jelas Kamaruddin.
Sebelumnya, guna meningkatkan literasi keagamaan ini, Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) meluncurkan aplikasi elektronik literasi pustaka keagamaan Islam (ELIPSKI) berbasis website. Aplikasi ini berisi beragam fitur layanan literasi pustaka keagamaan di Indonesia.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



