Sofifi, Bimas Islam --- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas melantik dewan hakim, pengawas, panitera, dan tim IT di Aula Masjid Raya Shaful Khairat, Sofifi, Maluku Utara, Sabtu (16/10). Dalam sambutannya, Menag berpesan untuk mengutamakan transparansi dan profesionalisme.
“Dewan hakim merupakan unsur utama dalam setiap penyelenggaraan STQH, maka utamakanlah transparansi dan profesionalisme, tidak meminta, memberikan, dan menerima apa pun terhadap hal-hal yang dapat mengubah penilaian," ujar Menag Yaqut.
Dewan Hakim STQH yang dilantik Menag berjumlah 60 orang yang diketuai oleh Prof. Said Agil Al Munawwar. Dewan Pengawas sebanyak 6 orang dengan Prof. Nasaruddin Umar sebagai ketuanya. Dilantik juga Panitera dan tim IT STQH XXVI. Panitera berjumlah 10 orang, dan tim IT sebanyak 10 orang.
Menurut Menag, menjadi dewan hakim pada STQH bukanlah tugas yang mudah. Selain memiliki kompetensi di bidangnya, dewan hakim juga harus memahami kode etik yang harus dijalani saat bertugas.
“Kualitas penyelenggaraan STQH bukan semata dilihat dari hasilnya, tetapi juga dari proses yang berjalan. Oleh karena itu, dewan hakim dan dewan pengawas menjadi tumpuan harapan peningkatan kualitas dari hasil pelaksanaan STQH tingkat nasional sekaligus pemegang tanggung jawab, kunci dalam proses penilaian dan penetapan kejuaraan dalam STQH,” urainya.
Menag berharap, Dewan Hakim STQH tingkat Nasional XXVI dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara kredibel, jujur, profesional, netral dan mandiri. Dewan hakim wajib menaati kode etik perhakiman dan menguasai Pedoman Seleksi dan Perhakiman yang telah ditetapkan.
Tampak hadir, Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Syamsul Bahri, Kakanwil Maluku Utara Sarbin Sehe, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



