Medan, bimasislam --- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-27 Tahun 2018 resmi dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pembukaan dipusatkan di Arena Utama Astaka atau dikenal dengan kawasan Sport Center Pancing Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (7/10) malam.
Pembukaan sendiri ditandai dengan pemukulan bedug oleh Presiden dengan disaksikan Menko PMK, Puan Maharani, Menag Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi beharap MTQ dapat dijadikan sumber kesejukan serta dapat dijadikan pedoman mulia umat Islam untuk keluar dari fase penuh kebodohan menuju nur atau cahaya yang sangat terang.
Jokowi menegaskan, MTQ harus mampu melahirkan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah. “Membaca Alquran seharusnya mendatangkan kedamaian, mendengarkannya menghadirkan ketenteraman hati, sehingga perasaan ketenagan tersebut bisa dirawat dan ditularkan dalam kehidupan sehari-hari“, ungkapnya.
Dihadapan ribuan tamu undangan, Jokowi mengingatkan bahwa Alquran harus dijadikan sumber inspirasi bagi ulama dan akademisi untuk mengembangkan pengetahuan dan teknologi yang akhirnya kemajuan bagi kehidupan manusia.
Diusianya yang ke 50 tahun sejak MTQ pertama kali digelar pada tahun 1968, Jokowi mengajak masyarakat Indonesia untuk memaknai MTQ bukan hanya sebagai acara rutinan dan ajang adu kepintaran, melainkan lebih dari itu, menjadikan MTQ sebagai suntikan energi bagi umat Islam di Indonesia untuk membumikan Aalquran dalam kehidupan sehari-hari.
Diakhir sambutannya, Jokowi berharap MTQ betul-betul membawa dampak positif terhadap kehidupan masyarakat. Bangsa Indonesia, tegasnya, harus tidak lagi disibukkan dengan hoax, fitnah tetapi lebih banyak bergerak maju menciptakan kerukunan, persaudaraan sehingga menjadi sumber energi untuk menuju Indonesia yang baldatun tayyibatun warabbun ghafur.
Perlombaan MTQ Nasional ke-27 sendiri berlangsung dari tanggal 4 hingga tanggal 13 mendatang. Diikuti oleh 1.550 peserta dari 34 Provinsi, memperebutkan juara terbaik dari 7 cabang dan 23 golongan.
Penulis: syamsuddin
Editor: syamsuddin
Foto: Biro HDI Kemenag
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



