Denpasar, Bimas Islam -- Pesantren berperan strategis dalam menyosialisasikan kriteria baru MABIMS kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Pengasuh Pesantren Life Skill Darun Najah Semarang, Ahmad Izzuddin, Jumat (21/7/2023) di Denpasar pada kegiatan Diseminasi Nasional Kriteria MABIMS.
Ia menjelaskan, pesantren memiliki peran strategis memberi pemahaman kepada masyarakat terkait penggunaan kriteria MABIMS dalam penentuan kalender Hijriah, melalui tokoh agamanya.
"Tidak semua masyarakat mudah memahami, sehingga ketika peserta dalam kegiatan ini adalah para santri, ustaz, dan tokoh agama, akan sangat efektif untuk diterima masyarakat," ujarnya.
"Ketika masyarakat diajak diskusi secara ilmiah, pasti akan mudah menerima," sambungnya.
Para tokoh agama yang hadir, lanjutnya, diharapkan mampu memberi pemahaman kepada masyarakat terkait kriteria MABIMS. Hal itu, menurutnya, akan menjadi tantangan tersendiri.
"Tantangan untuk para peserta adalah memberi pemahaman kepada masyarakat. Namun, ketika yang berbicara adalah seorang tokoh di masyarakat, tentu akan lebih mudah diterima," tuturnya.
Msk/Mr



