Kuningan, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam KUA Ciawigebang, Ade Yusup mengaku kian bersemangat melakukan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Apalagi setelah Ade terpilih sebagai peserta terbaik pertama dalam Lokalatih Agent of Change Ekonomi Syariah pada KUA Percontohan Ekonomi Umat yang dilaksanakan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag di Jakarta, Rabu-Jumat (6-8/4/22).
"Sama sekali tidak menyangka jadi yang terbaik. Alhamdulillah bersyukur bisa mengharumkan nama KUA Ciawigebang. Apalagi ini kegiatan nasional," ungkap Ade melalui pesan tertulis, Jumat (15/4/22).
Bagi Ade, predikat peserta terbaik pertama merupakan amanah. Ilmu yang didapatkan dari para narasumber merupakan bekal berharga dalam melakukan pemberdayaan ekonomi di masyarakat.
"Ilmunya sangat bermanfaat. Tentu ini jadi bekal kami dalam membina sekaligus menyelesaikan persoalan ekonomi masyarakat," katanya.
Penilaian peserta terbaik, lanjut Ade, ditentukan berdasarkan tiga kriteria. Selain portofolio dan keaktifan selama mengikuti pelatihan, skor pretest dan postest juga menjadi pertimbangan.
"Masih banyak masalah ekonomi masyarakat. Mulai dari kemiskinan, pengangguran, kelaparan, dan terjebak pinjaman online," pungkasnya.
Berikut ini 3 peserta terbaik Lokalatih Agent of Change Ekonomi Syariah pada KUA Percontohan Ekonomi Umat:
Terbaik 1: Ade Yusup (KUA Ciawigebang Kuningan, Jawa Barat). Nilai 199,5.
Terbaik 2: Rustam Nawawi (KUA Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta). Nilai 189,5.
Terbaik 3: ST Habibah (KUA Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan). Nilai 189,5.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



