Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Cecep Khairul Anwar, mengatakan, KUA menyambut tahun baru Hijriah sebagai momentum menebarkan nilai-nilai keberagamaan yang damai, santun, dan inklusif.
“KUA dengan segenap SDM yang bertugas di dalamnya dengan penuh sukacita menyambut tahun baru Hijriah sebagai momentum menebarkan pola keberagamaan yang damai, santun, dan inklusif,” ujar Cecep, Jumat (27/6/2025).
Cecep menjelaskan, sebagai unit pelaksana teknis (UPT), KUA memiliki dua tugas utama, yakni teknis operasional dan teknis penunjang. Tugas teknis operasional mencakup layanan keagamaan sebagaimana diatur dalam PMA Nomor 24 Tahun 2024 Pasal 3 hingga 5. Tugas teknis penunjang mencakup pelaksanaan program dari Ditjen Bimas Islam.
“Dalam paket agenda Peaceful Muharam 1447 H kali ini, tugas teknis operasional dan penunjang pada KUA dapat sekaligus ditunaikan. Dengan demikian, memang KUA ini shahibul hajat dari agenda Peaceful Muharam ini,” jelas Cecep.
Ia menambahkan, pelaksanaan agenda Kolaborasi dan Sinergi Penguatan Mutu Layanan KUA di Purbalingga menjadi bagian dari penguatan semangat Peaceful Muharam.
Sementara itu, Kasubdit Bina Kelembagaan dan Mutu Layanan KUA, Wildan Hasan Syadzili, mengungkapkan, pemilihan Purbalingga sebagai lokasi kegiatan bukan sekadar pertimbangan teknis, tetapi juga sarat pesan historis.
“Kami ingin mengingatkan kepada seluruh petugas layanan KUA bahwa Nusantara telah melahirkan tokoh kaliber internasional, yaitu Syaikh Ahmad Nahrowi Mukhtarom bin Imamredja al-Banyumasi, yang lahir di Purbalingga. Beliau menjadi muhaqqiq dan mushahhih karya ulama Nusantara, bahkan sempat menjadi Hakim Agung di Tanah Suci Makkah,” ujar Wildan, Rabu (25/6/2025).
Rangkaian Peaceful Muharam 1447 H berlangsung dari 22 Juni hingga 16 Juli 2025. Untuk lingkup KUA, agenda utama meliputi Nikah Massal pada 28 Juni 2025 di Masjid Istiqlal, Jakarta, yang akan diikuti 100 pasang calon pengantin, serta Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (Gas Nikah) yang direncanakan berlangsung pada 6 Juli 2025 di Jakarta.
Fn/Mr



