Tangerang, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) meningkatkan pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA) melalui program Revitalisasi KUA. Setidaknya ada empat tujuan utama dari program prioritas Kemenag tersebut.
Plt. Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah (KS) Kemenag, Muhammad Adib Machrus menjelaskan, empat tujuan Revitalisasi KUA mencakup peningkatan kualitas kehidupan umat beragama, memperkuat peran KUA dalam mengelola kehidupan beragama, memperkuat program dan layanan keagamaan, serta meningkatkan kapasitas kelembagaan KUA.
"Kita tingkatkan kualitas, peran, layanan, dan kapasitas kelembagaan KUA melalui program Revitalisasi KUA agar bisa menjadi prima, kredibel, dan moderat," ujar Gus Adib dalam keterangannya di Tangerang, Senin (21/6).
Ia menegaskan, Kemenag terus mengoptimalkan unit layanan KUA dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. "Jadi ini empat tujuan strategis dari program Revitalisasi KUA sebagai pusat layanan keagamaan itu," ujarnya.
Gus Adib mengutarakan, dalam mencapai kesuksesan tujuan tersebut, Kemenag membutuhkan transformasi KUA itu sendiri. KUA harus memiliki perspektif, cara pandang yang mewakili negara.
"Bimas Islam Kemenag memiliki perspektif terkait dengan itu. Kita menggunakan perspektif yang terdapat dalam Surah At-Taubah ayat 128. Ini kaidah dasarnya. Ini yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Rasulullah SAW itu empatinya luar biasa. Kira-kira kita bisa enggak ikuti satu sifat ini dulu, hati kita terketuk enggak ketika melihat penderitaan orang lain," urainya.
"Surah At-Taubah ini harus menjadi instrumen bagi kita semua, apakah kita sudah cukup layak menjadi pelayan masyarakat? Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama," lanjutnya.
Gus Adib berharap, dengan adanya program Revitalisasi KUA yang sudah diluncurkan Menteri Agama pada akhir Mei lalu, bisa menjadi pelecut bagi petugas KUA untuk semakin mengoptimalkan pelayanannya terhadap masyarakat.
"Dengan menggunakan perspektif Surah At-Taubah, kita berharap bisa meneladani sifat Rasulullah SAW dalam melayani masyarakat. Mari kita bersama-sama mengawal program Revitalisasi KUA ini agar pelayanan semakin optimal," pungkasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



