Bantul, Bimas Islam -- Meski baru diresmikan tahun 2022 lalu, Pos Observasi Bulan (POB) Syekh Bela Belu Kretek Bantul direncanakan bisa mengembangkan fungsinya. Tidak hanya sebagai pusat rukyatulhilal, tapi juga sebagai tempat wisata dan edukasi. Hal itu didukung oleh lokasi POB Kretek yang berdekatan dengan pusat wisata pantai Parangtritis dan pusat ziarah makam wali Jawa, Syekh Bela Belu.
Demikian disampaikan Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Jauhar Mustofa pada wartawan di Bantul, Sabtu (17/06/2023).
“Rencana pengembangan POB, selain rukyatulhilal (pemantauan bulan), tapi juga untuk edukasi dan wisata. Terutama edukasi, karena lokasinya sangat-sangat strategis di jalur pariwisata Parangtritis. Tiap hari banyak sekali bus pariwisata lewat. Sayangnya, POB ini belum dikenal,” jelasnya.
“Nantinya kalau sudah dikenal, saya yakin yang pariwisata ke Parangtritis dan sekitarnya akan mampir di sini,” imbuhnya.
Jauhar mengaku sudah mempersiapkan pengelolaan POB ini untuk menjadi tempat wisata dan edukasi.
“Tentu ke depan perlu pengelolaan yang lebih bagus. Penataan SDM dibutuhkan di POB ini. Sekarang ini baru dua SDM, satu operator dan satu tenaga cleaning service. Saya kira itu cukup, tetapi ke depan, kalau sudah ramai, pasti kita butuh tenaga yang tidak hanya honorer, tetapi juga kita minta minimal P3K atau PNS yang beremampuan mengelola POB ini,” paparnya.
“Selain wisata alam (laut), juga ada wisata langit (POB). Dan kebetulan di atas ada makam wali Jawa, peziarahnya juga banyak. Sehingga, orang yang mau ziarah akan lewat di depan POB ini,” ucapnya.
Jauhar menjelaskan, POB Kretek Bantul ini dibangun karena jarak pandang yang memenuhi syarat pemantauan bulan, yakni berada di atas bukit dekat pantai.
“Pergerakan matahari dan bulan itu sekitar 22 derajat ke arah utara maupun ke arah selatan. Kalau melebihi boleh. Kalau kurang, tidak memadai karena tidak bisa melihat Ghurub (matahari terbenam). Elevasinya lumayan, sehingga pandangan begitu luas,” terangnya.
POB ini juga aktif menggelar kegiatan rukyatulhilal untuk mendukung Sidang Isbat yang digelar Kemenag, terutama dalam menentukan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.
Ba/Mr



