Banyumas, Bimas Islam --- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Banyumas mengajak Penyuluh Lintas Agama berkomitmen memerangi narkoba. Komitmen ini diteguhkan dalam kegiatan dialog yang menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyumas.
"Kita bekali penyuluh dengan wawasan seputar narkoba. Sebab penyuluh berada di garda terdepan dalam pembinaan masyarakat, termasuk dalam isu perang terhadap narkoba," ungkap Ketua Pokjaluh Banyumas, Lubab Habiburrohman, Selasa (12/10/21).
Kegiatan yang dilakukan di Aula Al-Ikhlas Kankemenag Kabupaten Banyumas ini diikuti 27 Penyuluh Agama Islam, 2 Penyuluh Agama Kristen, 2 Penyuluh Agama Katolik, 1 Penyuluh Agama Hindu, 1 Penyuluh Agama Buda, 1 Penyuluh Agama Konghucu, dan 1 Penyuluh Kepercayaan.
Sebagai narasumber, Seksi Pencegahan dan Pemberdayaaan Masyarakat BNN Kabupaten Banyumas, Toni Riyamukti mengajak Penyuluh terus menyosialisasikan bahaya narkoba bagi masyarakat. Ketidaktahuan masyarakat terkait bahaya narkoba disinyalir sebagai salah satu sebab maraknya penyalahgunaan narkoba.
"Kurangnya informasi dan edukasi menjadi salah satu sebab penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan masyarakat awam," ungkap Toni.
Sementara itu, Kasubag TU Kankemenag Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut sekaligus meneguhkan komitmen Penyuluh untuk terus bersama memberikan pengabdian kepada masyarakat.
"Budayakan santun, salam, dan kasih sayang dalam moderasi beragama. Ciptakan komitmen kebersamaan, prestasi, dan menjadi yang terbaik. Penyuluh Banyumas mandiri dan prestasi," ungkap Ibnu bersemangat.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



