Klaten, Bimas Islam --- Majelis Taklim (MT) Al-Ikhlas binaan Penyuluh Agama Islam menghelat pengajian rutin tiap bulan sebelum masa pandemi Covid-19. Kajian rutin ini merupakan sarana saling menautkan ikatan batin Penyuluh Agama Islam di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
"Sebelum pandemi Covid-19, kajian dilaksanakan rutin. Kemudian vakum, dan hari ini dilaksanakan perdana dengan menerapkan protokol kesehatan ketat," ungkap Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Klaten, Ahmad Subandriyo di Klaten, Kamis (16/12/21).
Selain sarana menautkan emosional, kajian ini juga diharapkan menjadi wahana untuk saling memotivasi sekaligus pembekalan bagi Penyuluh Agama Islam dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat.
"Dalam kajian rutin ini para Penyuluh saling termotivasi sekaligus kita berikan beraneka pembekalan keilmuan karena Penyuluh setiap hari membimbing masyarakat," tambah pria lulusan UII Yogyakarta ini.
"Semoga Penyuluh terus melakukan update informasi dan keilmuan serta makin peduli kepada warga binaan," harapnya.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Kabupaten Klaten, Anif Solikhin berharap, Penyuluh terus menjadi garda terdepan dalam memberikan pemahaman moderat kepada masyarakat.
"Agar paham yang berkembang di tengah masyarakat adalah paham moderat. Kita bersama berkomitmen menjaga NKRI ini berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila," pungkas Anif.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



